Beranda > Berita > Pendidikan

  Postingan Terbaru

Kampus Visioner Siapkan Pemimpin Masa Depan di Era Digital

Edubanua.com
30 November 2025
EDUBANUA.COM, BANJARMASIN – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin menggelar latihan dasar kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) di Pantai Batakan, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (29/11/2025) “Harapan kami, kegiatan LKDM bertema Membentuk Pemimpin Muda yang Visioner, Disiplin, dan Berintegritas di Era Digital ini akan menginspirasi mahasiswa mempersiapkan diri menjadi pemimpin muda yang visioner, mampu berpikir jauh ke depan, serta siap beradaptasi dengan perubahan era digital.” Hal tersebut disampaikan Rizki Nugerahani Ilise, M.Pd, selaku Ketua Panitia LDKM. "Tujuan pelaksanaan LDKM 2025 ini adalah membekali mahasiswa STKIP ISM Banjarmasin dasar-dasar kepemimpinan yang relevan dengan kebutuhan zaman,” katanya. Melalui kegiatan ini, kata dia, mahasiswa dapat mengembangkan karakter, meningkatkan rasa tanggung jawab, memperkuat kerja sama tim, dan siap menjadi generasi yang mampu memimpin dengan bijak, jujur, dan berkomitmen. Rizki menjelaskan Pantai Batakan dipilih menjadi lokasi karena indah, sejuk, dan sangat cocok untuk kegiatan luar ruangan. Suasana pantai yang tenang, angin sepoi-sepoi, dan rindangnya pepohonan mendukung kegiatan berlangsung nyaman dan penuh semangat. Alasan ini juga dikuatkan Juanda S.I.Pust, korlap kegiatan, yang menambahkan lokasi dipilih karena mudah diakses seluruh peserta. Sementara itu, Wakil Ketua STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Yuliana Nurhayati, M.Pd, mengatakan, LDKM sangat penting dalam rangka menumbuhkan kepercayaan diri mahasiswa, memahami pentingnya berkoordinasi dan kekompakan dalam menjalankan setiap tanggung jawab yang diemban.  “Kelak pasti berguna baik saat bergabung dalam organisasi, maupun di tempat kerja,” jelasnya ketika memberikan sambutan di halaman kampus menjelang keberangkatan ke Pantai Batakan. Yuliana mewanti-wanti agar rombongan mahasiswa menjaga kesehatan, dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib, dan rasa gembira. "Saya mengucapkan terima kasih kepada tim panitia yang telah mempersiapkan kegiatan dengan sangat baik dan menyampaikan salam Ketua STKIP ISM Banjarmasin, Dr H. Abd Khair Amrullah, S.Sos.I.,M.Pd.I, kepada seluruh peserta.” Menanggapi kegiatan LDKM, satu di antara peserta, Mufit, mengatakan, kegiatan ini sangat baik. Dia dan teman-temannya memiliki antusiasme tinggi untuk menyelesaikan kegiatan sampai tuntas.  “Kegiatan ini memberikan kami pengalaman berharga. Bapak Ibu dosennya ramah dan proaktif. Games-nya membuat kami happy dan tidak bosan,” ungkap mahasiswa prodi PGSD. “Pembawa acaranya juga asyik banget”, tambahnya lagi. Hal sama juga disampaikan Munawarroh, mahasiswa prodi PAUD. Menurutnya, kegiatan ini membuatnya lebih percaya diri untuk memimpin dan bekerja sama dengan teman-teman.  Teman Munawarroh, Yeni Mulyani, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, juga merasakan hal yang sama. “Pemateri juga memberikan tips praktis tentang bagaimana menjadi pemimpin muda yang siap menghadapi era digital dan membuka wawasan untuk selalu berinovasi dalam hal kegiatan pembelajaran,” katanya. Perlu diketahui, LDKM dilaksanakan selama dua hari, 29 - 30 November 2025. Diikuti oleh mahasiswa STKIP ISM Banjarmasin dari tiga program studi. Di hari pertama, mendengarkan penjelasan pemateri tunggal, Iwan Perdana Ph.D, yang juga merupakan salah seorang pendiri STKIP ISM Banjarmasin, dilanjutkan dengan diskusi terbuka. Malam harinya para panitia menggelar permainan edukasi. Suasana tetap bernuansa akademik meski penuh gelak tawa. Cuaca yang mendukung dan bunyi hempasan ombak di bibir pantai makin menambah suasana menimba ilmu sambil bermain semakin menarik. Di hari kedua, panitia dan peserta melakukan senam bersama dilanjutkan kegiatan bersih-bersih Pantai. 
# BERITA
# Pendidikan

Bunda PAUD Tapin Berikan Sambutan Kegiatan Read Aloud

A Fadzlur Rahman
27 November 2025
EDUBANUA.COM, TAPIN – Hj. Faridah Yamani, Bunda PAUD Kabupaten Tapin memberikan sambutan pada Kegiatan Read Aloud (Membaca Nyaring) di Desa Kambang Habang Baru, Kecamatan Salam Babaris, Kabupaten Tapin, Rabu (26/11/2025) sekitar pukul 09:30 waktu setempat. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Perpustakan dan Kearsipan Kabupaten Tapin, mendatangkan dua Volunteer  Komunitas Read Aloud Kalimantan Selatan, Zahara Luthfiyani dan Isnani Hayati. Kak Zahara dan Kak Isna membacakan cerita untuk 60 siswa-siswi SD di Desa Kambang Habang Baru.Dalam sambutannya, Hj. Farida yang juga ketua tim penggerak PKK kabupaten Tapin mengatakan, metode ini sangat relevan untuk diterapkan di perpustakaan, sekolah, taman baca masyarakat, maupun kegiatan literasi di keluarga. Kegiatan membaca nyaring adalah upaya kita agar anak didik gemar membaca. Kebiasaan membaca ini ditumbuhkan sejak usia dini agar kelak anak didik mudah menyerap dan memilah informasi yang diterima dengan baik dan benar.“Semoga anak-anak bunda lebih gemar membaca dan semakin sering berkunjung ke perpustakaan desa,” harapnya.Ka Isna membacakan cerita Makan Bersama Keluarga. Para siswa sangat antusias mendengarkan diiringi interaksi aktif antara pembaca dengan pendengar. “Oto mempersilahkan orang tuanya mengambil nasi terlebih dahulu. Bapak mengatakan kepada Oto, itu sikap yang sangat terpuji. Mamanya menambahkan, begitulah cara bersopan santun saat makan bersama,” Ka Isna membacakan isi cerita.“Jadi siapa yang mengambil nasi duluan?” lanjut Ka Isna melempar pertanyaan. “Bapaak!,” jawab siswa-siswi serentak. Asyik dan menyenangkan membaca-mendengarkan cerita diselingi senda gurau dengan muatan etika dan moral dalam kehidupan sehari-hari. Tak terasa, kegiatan Read Alod ini berlangsung sekitar dua jam. (FR)
# BERITA
# Pendidikan

Manajemen Kelas Islami: Iwan Perdana Ph.D Tekankan Pentingnya Pendidikan Berbasis Koneksi dan Kolaborasi

Edubanua.com
4 November 2025
EDUBANUA.COM, BANJARMASIN – Dalam rangka menambah wawasan guru mendidik generasi Gen Z dan Gen Alpha, SMK Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin menghadirkan Iwan Perdana, Ph.D, pendiri Lantingliterasiindonesia.or.id, sebagai narasumber dalam kegiatan Komunitas Belajar (Kombel) guru, Selasa (4/11/2025).Kepala SMK Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Humaidi S.Pd, dalam sambutannya mengatakan bahwa tantangan yang dihadapi guru dalam mendidik generasi Z dan Alpha sangat berat. “Karakteristik siswa zaman sekarang sangat berbeda dari zaman dulu. Siswa sekarang lebih kritis, dan mandiri serta lebih menyukai teknologi dalam proses pembelajaran,” ujarnya.Iwan memulai materi dengan memaparkan perbedaan antara Gen Z dan Alpha terlebih dahulu kepada audiens. “Gen Z tumbuh saat teknologi berkembang (era transisi digital). Mereka lebih fokus pada isu sosial dan keberlanjutan. Sedangkan Gen Alpha lahir di era digital yang sudah matang dan tidak mengenal dunia tanpa internet. Mereka terbiasa dengan otomatisasi dan kecerdasan buatan (AI) sejak lahir,” jelasnya.“Tidak cukup sekadar menguasai materi, di zaman ini, guru juga dituntut mampu berkomunikasi dengan baik, menguasai teknologi dan memiliki kesabaran dalam mengajar, membimbing, dan mendampingi siswa,” kata Iwan. Menurut Iwan, guru SMK Islam Sabilal Muhtadin dapat mempraktikkan manajemen kelas Islami berbasis koneksi dan kolaborasi untuk menghadapi generasi yang hampir tak pernah lepas dari handphone ini. Beliau mengungkapkan ada empat pilar manajemen Islami yang dapat dipraktikkan guru, yaitu: (1) Rahmah: kasih sayang, (2) Syura, (3) Al ‘Adl, dan (4) Amar Ma’ruf Nahi Munkar. Kemampuan guru menciptakan suasana kelas interaktif, visual, dan kebebasan berekspresi sangat penting untuk mendukung terimplementasinya ke empat pilar tersebut.Diskusi hangat terjadi setelah pemaparan. Beberapa guru bertanya terkait materi, ada juga yang memaparkan pandangan, dan menceritakan pengalamannya mengajar generasi Z dan Alpha. Sebelum acara ditutup, narasumber mengatakan selaras dengan visi SMK Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin “Meluluskan Murid Islami, Kompeten, dan beprestasi,” para siswa yang dididik dengan pendekatan rahmah akan menjadi pribadi memiliki perasan lembut penuh kasih sayang. Praktik Syura dan Al ‘Adl mendorong mereka mampu berkolaborasi, dan tak kalah pentingnya guru melakukan refleksi diri dalam menjalankan tugas profesionalnya.Kegiatan komunitas belajar yang dilaksanakan pukul 09.00 WITA, dan berakhir pada pukul 12.00 WITA ini berjalan lancar dan sukses.   
# BERITA
# Pendidikan

  Youtube

Surah Ar-Rahman | Aniq Muhai

  Informasi

Selamat Hari Guru Nasional
Arah Pendidikan Nasional & Transformasi Pendidikan Lokal di Daerah
Kupas Tuntas: Kurikulum, Inklusi, dan Seni di Sekolah Dasar
Momentum Kebangkitan Nasional Melalui Peningkatan Kualitas Pendidikan