FKIP UNISKA MAB Banjarmasin: Pertukaran Mahasiswa Efektif Membangun Jaringan Internasional dan Kepercayaan Diri
Iwan Perdana
Kamis, 15 Jan 2026 14:15 WITA
Dr Hengki SS.,M.Pd, Ratna, M.Pd, dan Dosen University of Mindanao Tagum College (UMTC) Philippines
“Pertukaran mahasiswa ke luar negeri berdampak positif pada penyiapan generasi bangsa untuk meningkatkan kompetensi global, membangun jaringan internasional, memperkaya wawasan budaya, melatih kemandirian dan kepercayaan diri." Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNISKA MAB Banjarmasin, Dr. Hengki, SS., M.Pd., Kamis (15/1/2026) yang juga menegaskan peran vital perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu berpikir kritis tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur bangsa, sebuah program yang konsisten dijalankan FKIP UNISKA MAB hingga kini.

Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) Banjarmasin, sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) tertua dan terbesar di Kalimantan Selatan, secara aktif menyelenggarakan program pertukaran dan magang mahasiswa ke luar negeri.
Menurut Dr. Hengki, peran perguruan tinggi tidak hanya menyediakan ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter SDM. Oleh karena itu, kampus idealnya membuka wawasan mahasiswa dengan mengajak mereka melihat dunia luar secara langsung sehingga mereka dapat menyiapkan diri menghadapi persaingan global selepas studi.
Membangun Wawasan Lintas Budaya dan Profesi
Kampus yang dinakhodai Assoc. Prof. Dr. H. Mohammad Zainul, S.E., M.M ini telah beberapa kali mengirimkan delegasi ke kampus di Thailand dan Philippines. Program ini ditangani langsung oleh Kepala Biro Kerjasama dan International Office, Ratna, M.Pd, dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UNISKA MAB Banjarmasin.

Ratna M.Pd menjelaskan bahwa program ini memberikan manfaat ganda bagi para peserta. “Program pertukaran mahasiswa ini sangat bagus. Selain meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan mengajar, program ini menambah wawasan tentang metode pengajaran di negara lain, juga berkomunikasi lintas budaya,” ujar Ratna, Kamis (15/1/2026), yang juga bertanggung jawab membimbing dan mendampingi mahasiswa asing yang mengikuti program pertukaran mahasiswa selama mereka berada di Banua.
Dr. Hengki menambahkan bahwa program ini sangat efektif menunjukkan eksistensi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP, dan Kampus UNISKA di kancah global. Selain turut serta memperkaya khazanah pengetahuan antar bangsa, program ini juga efektif memperkenalkan budaya Masyarakat Banjar—Indonesia ke Masyarakat internasional.
“Program ini sangat bermanfaat menambah pengetahuan mahasiswa tentang sistem pendidikan dan budaya sekolah di luar negeri. Mahasiswa yang mengikuti program ini akan melaksanakan best practice sebagai bukti kesiapan lulusan FKIP UNISKA MAB Banjarmasin menjadi guru profesional yang lebih adaptif dan kreatif,” jelasnya.
Testimoni Akhmad Rizaldi Rasyid, S.Pd, lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNISKA MAB tahun 2020 menguatkan pentingnya program ini. Ia menceritakan pengalaman berharganya saat mengikuti program pelatihan ke University Brunei Darussalam (UBD).

“Saya bersyukur mendapat kesempatan berkunjung ke Brunei Darussalam. Ini menjadi pengalaman positif bagi saya tentang pelayanan publik yang excellent, sekaligus berfungsi sebagai katalis dalam meningkatkan motivasi dan kompetensi berbahasa Inggris melalui immersive experience,” pungkas Rizaldi.
Rekomendasi
Komentar
Untuk memberikan komentar Anda harus Login