Beranda > Berita > Pendidikan

Ajarkan Anak Usia Dini Al Quran: Investasi Keberkahan

Edubanua.com

Jumat, 26 Des 2025 15:07 WITA

Ajarkan Anak Usia Dini Al Quran: Investasi Keberkahan

Ust. Syarifuddin dan Iwan Perdana, Ph.D

EDUBANUA.COM, BANJARMASIN – Mengajarkan Al Quran kepada anak sejak dini, bahkan dari dalam kandungan adalah investasi keberkahan. InsyaAllah kemuliaan dunia hingga akhirat akan diraih tidak saja oleh si anak, tetapi juga orang tuanya. Itulah yang menyemangati saya mendirikan pondok penghapal Al Quran, ujar Ustadz. Syarifuddin, Sabtu (27/12/2025).

Di sela perbincangan santainya di warung kopi dengan Iwan Perdana, Ph.D, pendiri Yayasan Lanting Literasi Indonesia, Ust. Syarifuddin berkenan sedikit menyampaikan pandangannya tentang pentingnya mengajarkan Al Quran kepada anak-anak.

“Al Quran adalah petunjuk bagi manusia. Ajarkan anak-anak kita cara membacanya disertai tajwidnya dengan benar agar mereka mengenal Al-Quran. Sebab jika sudah mengenal, anak-anak akan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa membaca Al Quran mendatangkan pahala tidak hanya kepada pembacanya, tetapi juga guru yang mengajarinya. Keberkahan bagi orang tuanya, keluarganya, rezekinya, kesehatannya, keselamatan dalam kehidupannya.

Mengingat banyaknya ganjaran kebaikan fadhilah (keutamaan) yang diperoleh baik di dunia maupun di akhirat, Ust Syarifuddin mendirikan dan mengoperasikan pondok penghapal Al Quran di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Selain sebagai petunjuk hidup agar selamat di dunia, dan di akhirat: landasan Aqidah, dan membentuk anak berakhlak mulia, banyak manfaat lain yang diperoleh dengan mengajarkan Al Quran kepada anak-anak, antara lain: meningkatkan kemampuan kognitif, menguatkan daya ingat anak melalui latihan hafal, Al Quran juga melatih kemampuan berpikir kritis.

Ust. Syarifuddin menjelaskan bahwa belajar Al Quran bisa di mana saja. Idealnya di rumah: Ayah dan Ibu. Namun, kesibukan mencari nafkah kadangkala menyebabkan orang tua tidak memiliki waktu yang khusus/ terjadwal. Oleh karena itu, keberadaan lembaga pendidikan dapat membantu.

“Orang tua dapat memercayakan anak-anaknya belajar membaca Al Quran di sekolah, TPA/TPQ, atau bimbingan privat/ guru mengaji. Pondok tahfidz dapat menjadi pilihan pilihan sangat tepat bagi yang ingin mendalami Al Qur'an secara intensif dan menjadi penghafal,” jelasnya.

“Hal ini karena pondok tahfidz memiliki kurikulum terstruktur yang mencakup tajwid, Tahsin dan pelajaran-pelajaran dieniyah lainnya. Anak-anak juga dituntut mempraktikkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari selama berada di pondok pesantren, mencetak generasi Qur'ani yang berakhlak mulia,” tambahnya lagi.

Sebelum mengakhiri diskusi, Ust. Sarifuddin yang mendirikan Pondok Tahfidz Al Qur’an Al Khomsah Sukoharjo, menegaskan sebaiknya anak diajari Al Quran sejak kecil. Pada usia dini, daya ingat anak masih kuat, sehingga proses pelatihan Tilawah (membaca dengan baik dan benar), meliputi Tajwid (ilmu tentang penyempurnaan huruf & sifatnya/makhorijul huruf, serta hukum-hukum bacannya), dan  Tahsin (memperbaiki & memperbagus bacaan) dapat berjalan lebih cepat.

WhatsApp

  Rekomendasi

  Komentar

Untuk memberikan komentar Anda harus Login

  Informasi

Selamat Hari Guru Nasional
Arah Pendidikan Nasional & Transformasi Pendidikan Lokal di Daerah
Kupas Tuntas: Kurikulum, Inklusi, dan Seni di Sekolah Dasar
Momentum Kebangkitan Nasional Melalui Peningkatan Kualitas Pendidikan