Jumat Belajar di Lanting Literasi Indonesia: Mengabdi melalui Pendidikan
Novi Suma Setyawati
Kamis, 29 Okt 2026 18:13 WITA
Kegiatan rutin setiap hari Jum'at di Lanting Literasi Indonesia
Setiap Jumat, pukul 14.00–15.30 WITA, suasana belajar kembali hadir di Lanting Literasi. Anak-anak dari jenjang SD hingga SMP datang untuk belajar bersama para dosen STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Kegiatan berlangsung dalam suasana yang sederhana, akrab, dan penuh interaksi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Yayasan Lanting Literasi Indonesia yang didirikan oleh Iwan Perdana, Ph.D., yang juga pendiri, guru, dan mentor bagi para dosen STKIP ISM Banjarmasin.
Melalui kegiatan ini, para dosen tidak hanya menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga berusaha menghadirkan pembelajaran yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh anak-anak.
Pembelajaran yang diberikan mencakup Bahasa Inggris untuk jenjang SD hingga SMP, serta Matematika dan Bahasa Indonesia untuk anak SD.
Untuk kelas Bahasa Inggris, kegiatan didampingi oleh Armin Fani, M.Pd., Vebrianti Umar, M.Pd., Tiara Mardina, M.Pd., Abdul Aziz, M.Pd., Novi Suma Setyawati, M.Pd., dan Norhayati, M.Pd.
Sementara itu, pembelajaran Matematika SD didampingi oleh Novi Nurdian, M.Pd., Supian Sauri, M.Pd., Halima Chairia, M.Pd., Mega Kurnia, M.Pd., dan Rizki Nugerahani Ilise, M.Pd. Untuk pembelajaran Bahasa Indonesia, kegiatan didampingi oleh Maulidha, M.Pd.

Dalam pelaksanaannya, pembelajaran tidak selalu berlangsung dalam bentuk penyampaian materi secara formal. Anak-anak belajar dalam kelompok kecil, mengerjakan tugas, berdiskusi, membaca, menulis, berlatih menggunakan Bahasa Inggris, serta mendapatkan pendampingan sesuai dengan kebutuhan mereka.
Kondisi tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan. Para dosen dapat melihat secara langsung bagaimana anak-anak belajar dengan kemampuan, karakter, dan kebutuhan yang berbeda. Interaksi seperti ini memberikan pengalaman yang berbeda dari pembelajaran di ruang kuliah dan menjadi kesempatan bagi dosen untuk terus belajar memahami praktik pendidikan secara nyata.
Bagi anak-anak, kehadiran para dosen memberikan tambahan ruang untuk belajar dan bertanya. Bagi para dosen, kegiatan ini menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan sekaligus mengembangkan kepekaan terhadap kebutuhan pendidikan di masyarakat.
Pada akhirnya, pengabdian tidak selalu harus diwujudkan dalam kegiatan yang besar. Meluangkan waktu secara rutin, hadir bersama anak-anak, mendampingi mereka belajar, dan membantu mereka memahami sesuatu yang sebelumnya sulit merupakan bentuk pengabdian yang sederhana tetapi memiliki arti.
Setiap Jumat, selama satu setengah jam, para dosen STKIP ISM berusaha menghadirkan ruang belajar yang dapat diakses dan dinikmati anak-anak. Dari kegiatan yang sederhana tersebut, tumbuh sebuah proses belajar bersama—anak-anak belajar dari para pendidik, dan para pendidik pun belajar dari pengalaman bersama anak-anak.
Lanting Literasi Indonesia menjadi salah satu ruang di mana ilmu tidak hanya disampaikan, tetapi juga dibagikan dan dirasakan manfaatnya.
Rekomendasi
Komentar
Untuk memberikan komentar Anda harus Login