Mengajar, Meneliti, dan Terus Bertumbuh sebagai Dosen
Barendz Umar
Kamis, 27 Agu 2026 13:39 WITA
Dokumentasi penelitian di SMK Borneo Lestari
Sebagai dosen, saya memiliki tanggung jawab untuk menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Bagi saya, penelitian bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi juga ruang untuk terus belajar, mengembangkan keilmuan, dan memperbaiki kualitas pembelajaran. Penelitian membantu saya memahami dinamika pengajaran dan pembelajaran Bahasa Inggris secara lebih mendalam. Melalui penelitian, berbagai persoalan yang muncul di kelas dapat dikaji secara sistematis sehingga dapat melahirkan pendekatan, strategi, maupun inovasi pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan peserta didik.
Baru-baru ini, saya bersama Ibu Yuliana Nurhayati, M.Pd. dari Program Studi PAUD dan Ibu Novi Nurdian, M.Pd. dari Program Studi PGSD berhasil memperoleh pendanaan melalui Program BIMA Kemdiktisaintek pada skema Penelitian Dosen Pemula (PDP). Kami mengangkat penelitian mengenai model Project-Based Learning yang mengintegrasikan teknologi dan kearifan lokal Banjar dalam pembelajaran menulis teks promosi Bahasa Inggris. Penelitian ini dilaksanakan di lima SMK di Kota Banjarbaru. Kolaborasi ini menjadi kekuatan karena masing-masing anggota tim memiliki fokus kepakaran yang saling melengkapi. Saya berfokus pada pembelajaran Bahasa Inggris, Ibu Yuliana memiliki kepakaran dalam metodologi penelitian yang juga diperkuat melalui karya buku di bidang tersebut, sedangkan Ibu Novi memiliki pengalaman penelitian terkait Project-Based Learning dan kearifan lokal.
Bagi kami, meneliti bukan hanya tentang memenuhi kewajiban profesi. Penelitian adalah proses yang terus menstimulasi pikiran untuk bertanya, mengeksplorasi, berinovasi, dan melahirkan gagasan baru bagi kemajuan pendidikan. Dari proses inilah kami ingin membangun identitas sebagai dosen yang tidak berhenti pada kegiatan mengajar, tetapi terus berkembang sebagai akademisi yang reflektif, kolaboratif, dan adaptif terhadap perubahan.
Semangat tersebut tumbuh bersama dukungan STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin, yang terus memberikan dorongan positif bagi dosen untuk aktif meneliti dan mengembangkan keilmuan. Harapannya, setiap penelitian yang dilakukan tidak berhenti pada laporan atau publikasi, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi sekolah, peserta didik, dan masyarakat. Inilah semangat yang kami bawa dalam mewujudkan pesan Kampus Berdampak: menjadikan ilmu pengetahuan bukan hanya untuk dikembangkan, tetapi juga untuk menghadirkan perubahan yang bermakna.
Rekomendasi
Komentar
Untuk memberikan komentar Anda harus Login