"Nakhoda Baru STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin: Yuliana Nurhayati, M.Pd."
Iwan Perdana
Kamis, 15 Okt 2026 00:53 WITA
Pelantikan Ketua STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin Periode 2026 - 2030
Mampukah sebuah institusi pendidikan tinggi tetap kokoh berdiri di tengah gempuran tantangan zaman tanpa sentuhan kepemimpinan yang berakar pada kerendahan hati? Di ruang pertemuan kampus yang tenang pada Kamis pagi, 15 Oktober 2026, pertanyaan itu seolah menemukan jawabannya saat Yuliana Nurhayati, M.Pd., melangkah maju menerima amanah baru sebagai Ketua STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin periode 2026–2030.
Bagi Yuliana, pelantikan ini bukanlah pencapaian prestasi pribadi, melainkan tanggung jawab moral yang berat. Di hadapan Pembina Yayasan, Prof. Dr. H. Akhmad Sagir, M.Ag., dan Ketua Yayasan, Dr. H. Abd Khair Amrullah, S.Sos.I., M.Pd.I beserta jajarannya, Yuliana dengan suara tenang namun mantap menegaskan bahwa dirinya hanyalah manusia biasa.
"Saya menyadari sepenuhnya bahwa tanpa ridha Allah SWT, dukungan, dan arahan dari Yayasan serta rekan-rekan sejawat, mustahil amanah ini dapat saya jalankan. Saya membutuhkan bahu-bahu yang kokoh dari seluruh elemen kampus," ungkapnya tulus.
Kerendahan hati ini bukan tanpa alasan. Yuliana tahu benar, tantangan besar sudah mengintip di depan mata. Agenda mendesak seperti submisi DKPS dan LED untuk akreditasi Program Studi PGSD dan PAUD pada 2027, serta persiapan wisuda 2026, menuntut kerja kolektif yang presisi.
Dalam orasinya, Yuliana tak lupa menoleh ke belakang, memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Iwan Perdana, Ph.D., salah seorang pendiri STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin, sekaligus guru dan mentor para dosen dan tenaga kependidikan dalam mengembangkan potensi dan kompetensi mereka. Jejak dedikasi ketua periode sebelumnya pun ia apresiasi sebagai fondasi kampus.
Nuansa spiritual begitu kental menyelimuti akhir sambutannya. Sebuah doa dipanjatkan Yuliana Nurhayati, M.Pd., memohon agar kampus ini bukan sekadar menjadi tempat mengajar, melainkan menjadi 'ladang pahala' dan pencetak generasi pendidik yang mencintai tanah air.
Kepemimpinan Yuliana dinilai oleh banyak pihak sebagai angin segar. Vebrianti Umar, M.Pd., Wakil Ketua Bidang Akademik, melihat sosok Yuliana sebagai pribadi yang tenang dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Sebuah kualitas krusial untuk menjaga eksistensi institusi di masa depan.

“Ibu Yuliana Nurhayati memiliki pembawaan tenang dan penuh pertimbangan yang mencerminkan kedewasaan dalam berpikir, sehingga beliau tidak mudah tergesa-gesa dalam mengambil keputusan maupun bertindak. Sikap ini menjadi kualitas penting dalam kepemimpinan, karena setiap keputusan yang diambil akan menentukan arah, keberlangsungan, dan masa depan sebuah institusi. Dengan ketenangan dan kebijaksanaannya, Ibu Yuliana Nurhayati akan mampu menghadirkan kepemimpinan yang terukur, penuh kehati-hatian, dan berorientasi pada kemajuan STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Semoga Allah SWT memudahkan beliau memimpin kampus tercinta ini”.
M. Juanda, S.I.Pust., pustakawan kampus, menambahkan dimensi lain dari sosok sang ketua baru. Baginya, Yuliana adalah representasi pemimpin perempuan yang ramah namun tetap berwibawa. Yuliana dianggap mampu memadukan kedewasaan berpikir dengan kepedulian yang harmonis terhadap lingkungan sekitarnya.
Rekomendasi
Komentar
Untuk memberikan komentar Anda harus Login