Beranda > Edukasi > Opini

Praktik Mengajar Mahasiswa STKIP ISM Banjarmasin di SDN Alalak 1 Banjarmasin melalui Program MBKM

Muhammad Supian Sauri

Rabu, 3 Jun 2026 11:08 WITA

Praktik Mengajar Mahasiswa STKIP ISM Banjarmasin di SDN Alalak 1 Banjarmasin melalui Program MBKM

SDN Alalak 1 Banjarmasin

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung di luar kampus. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori di ruang perkuliahan, tetapi juga dapat mengembangkan keterampilan, pengalaman, dan kompetensi sesuai dengan bidang keilmuannya. Salah satu bentuk implementasi program MBKM adalah kegiatan belajar mengajar di sekolah yang diikuti oleh mahasiswa calon guru.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Ismi Husna, mahasiswa Program Studi PGSD dari STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Melalui program MBKM, Ismi Husna melaksanakan kegiatan belajar mengajar di SDN Alalak 1 Banjarmasin sebagai bagian dari upaya mengembangkan kompetensi pedagogik dan profesional yang dibutuhkan sebagai calon pendidik. Kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Tidak hanya mengamati, Ismi Husna juga diberikan kesempatan untuk merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran di kelas dengan bimbingan guru pamong dan dosen pembimbing.

Sejak awal pelaksanaan program, Ismi Husna menunjukkan antusiasme yang tinggi. Ia berusaha mengenal lingkungan sekolah, memahami budaya sekolah, serta membangun komunikasi yang baik dengan guru dan peserta didik. Proses adaptasi yang berjalan dengan baik membuat dirinya lebih siap dalam menjalankan berbagai tugas selama kegiatan berlangsung. Sebelum melaksanakan pembelajaran, Ismi Husna melakukan berbagai persiapan yang matang. Ia menyusun modul ajar, menyiapkan media pembelajaran, serta menentukan metode yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Persiapan tersebut dilakukan agar pembelajaran dapat berlangsung secara efektif, menarik, dan mampu mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Saat berada di dalam kelas, Ismi Husna berusaha menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Ia mengajak siswa untuk aktif bertanya, berdiskusi, dan terlibat dalam berbagai aktivitas pembelajaran. Pendekatan yang digunakan membuat siswa lebih bersemangat mengikuti pelajaran dan tidak merasa bosan selama proses belajar berlangsung. Selain itu, Ismi Husna juga memanfaatkan berbagai media pembelajaran sederhana untuk membantu siswa memahami materi. Penggunaan media yang menarik membuat pembelajaran menjadi lebih interaktif dan mudah dipahami. Siswa terlihat antusias mengikuti setiap kegiatan yang diberikan selama proses pembelajaran.

Salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Ismi Husna adalah saat berinteraksi langsung dengan peserta didik yang memiliki karakter dan kemampuan yang beragam. Ada siswa yang aktif dan percaya diri, ada pula yang membutuhkan perhatian serta pendampingan lebih dalam belajar. Dari pengalaman tersebut, ia belajar bahwa seorang guru harus mampu memahami kebutuhan setiap siswa dan memberikan pelayanan pembelajaran yang sesuai. Tidak hanya mengajarkan materi pelajaran, Ismi Husna juga berusaha menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik. Melalui berbagai kegiatan di kelas, ia mengajak siswa untuk membiasakan sikap disiplin, bertanggung jawab, bekerja sama, serta saling menghormati. Menurutnya, pendidikan karakter merupakan bagian penting dalam membentuk generasi yang cerdas dan berakhlak baik.

Melalui program MBKM ini, Ismi Husna mendapatkan banyak pengalaman nyata yang tidak selalu diperoleh di bangku kuliah. Ia belajar bagaimana mengelola kelas, menghadapi berbagai karakter peserta didik, menyusun strategi pembelajaran, serta berkolaborasi dengan guru dan warga sekolah. Pengalaman tersebut menjadi bekal yang sangat berharga dalam mempersiapkan diri sebagai guru profesional di masa depan. Kegiatan belajar mengajar di SDN Alalak 1 Banjarmasin melalui program MBKM menunjukkan bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di kampus, tetapi juga dapat diperoleh melalui pengalaman langsung di lapangan. Bagi Ismi Husna, program ini menjadi sarana untuk mengasah kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri, dan memperluas wawasan tentang dunia pendidikan yang sesungguhnya.

Dengan semangat belajar dan dedikasi yang tinggi, Ismi Husna berhasil memanfaatkan program MBKM sebagai wadah untuk mengembangkan diri dan memberikan kontribusi positif kepada sekolah. Diharapkan pengalaman ini dapat menjadi langkah awal yang kuat bagi dirinya untuk menjadi pendidik profesional yang mampu memberikan manfaat bagi peserta didik, sekolah, dan dunia pendidikan Indonesia.

WhatsApp

  Rekomendasi

  Komentar

Untuk memberikan komentar Anda harus Login

  Informasi

Selamat Hari Guru Nasional
Arah Pendidikan Nasional & Transformasi Pendidikan Lokal di Daerah
Kupas Tuntas: Kurikulum, Inklusi, dan Seni di Sekolah Dasar
Momentum Kebangkitan Nasional Melalui Peningkatan Kualitas Pendidikan