Beranda > Edukasi > Opini

Semarak 17 Agustus Civitas Akademika STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin di Kebun Raya Banua

Muhammad Supian Sauri

Jumat, 28 Agu 2026 09:40 WITA

Semarak 17 Agustus Civitas Akademika STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin di Kebun Raya Banua

Outbound STKIP ISM Banjarmasin di Kebun Raya Banjarbaru

Suasana Kebun Raya Banua Banjarbaru terasa semakin semarak ketika civitas akademika STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin berkumpul untuk merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Di tengah suasana hijau dan sejuk, tawa terdengar dan berbagai kegiatan berlangsung dengan penuh keceriaan. Dosen dan tenaga kependidikan yang biasanya sibuk dengan perkuliahan, pelayanan, administrasi, dan berbagai tugas kampus, kali ini berkumpul dalam suasana yang lebih santai dan akrab. Berbagai perlombaan dan permainan membuat suasana semakin ramai. Ada yang serius mengejar kemenangan, ada yang penuh semangat mengikuti permainan, dan tentu saja ada yang justru lebih banyak membuat suasana menjadi lucu dan mengundang tawa. Kebun Raya Banua pun menjadi saksi bagaimana keluarga besar STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin menikmati momen kemerdekaan dengan penuh kebersamaan.

Keseruan kegiatan 17 Agustus kali ini ternyata bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antara dosen dan tenaga kependidikan. Di tengah kesibukan menjalankan tugas masing-masing, momen seperti ini memberikan ruang untuk saling bercanda, saling menyemangati, dan menikmati kebersamaan tanpa suasana yang terlalu formal. Ada yang memberikan dukungan kepada teman, ada yang tertawa melihat aksi peserta lain, bahkan ada yang tetap percaya diri meskipun akhirnya belum berhasil menjadi pemenang. Semua itu justru membuat kegiatan semakin hidup. Karena dalam sebuah kebersamaan, bukan hanya kemenangan yang penting, tetapi bagaimana kita bisa menikmati proses, membangun kekompakan, dan menciptakan kenangan bersama.

Menariknya, kegiatan sederhana seperti perlombaan juga memiliki banyak pelajaran yang berkaitan dengan pendidikan. Dari permainan, kita belajar tentang kerja sama, sportivitas, disiplin mengikuti aturan, menghargai orang lain, mengendalikan emosi, serta menerima kemenangan dan kekalahan dengan lapang dada. Nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dari pendidikan karakter. Pendidikan tidak hanya hadir dalam kegiatan perkuliahan atau pekerjaan sehari-hari, tetapi juga dapat tumbuh melalui pengalaman, interaksi, dan kebersamaan. Bahkan dari sebuah permainan yang penuh tawa, kita dapat belajar bahwa keberhasilan tidak selalu dicapai sendirian. Dibutuhkan kerja sama, komunikasi, dan sikap saling mendukung untuk mencapai tujuan bersama.

Semangat tersebut tentu sejalan dengan visi STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin sebagai kampus yang Inspiratif, Berkarakter, dan Berkompeten. Kegiatan bersama seperti ini menjadi ruang sederhana untuk mewujudkan nilai tersebut dalam kehidupan kampus. Inspiratif melalui kegiatan yang memberikan energi positif dan suasana baru, berkarakter melalui sikap kebersamaan, sportivitas, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan, serta berkompeten melalui kemampuan untuk berkomunikasi, bekerja sama, dan memberikan kontribusi terbaik. Apalagi kegiatan dilaksanakan di ruang terbuka seperti Kebun Raya Banua, suasana menjadi lebih rileks dan menyenangkan. Kampus bukan hanya tempat untuk menjalankan tugas akademik dan administratif, tetapi juga tempat untuk membangun hubungan yang baik, menguatkan kebersamaan, dan menumbuhkan budaya kerja yang positif.

Pada akhirnya, perayaan 17 Agustus di Kebun Raya Banua Banjarbaru bukan sekadar kegiatan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan. Ada semangat kebersamaan, kegembiraan, kekompakan, dan nilai pendidikan yang ikut tumbuh di dalamnya. Jika para pahlawan dahulu berjuang untuk merebut kemerdekaan, maka tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan dengan bekerja, berkarya, mendidik, dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa. Dari lingkungan kampus, semangat itu terus dibangun bersama. Karena membangun pendidikan tidak selalu harus dilakukan dalam suasana yang serius. Sesekali bermain, tertawa, bercanda, dan merayakan kemerdekaan bersama juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kerja dan pendidikan yang sehat serta menyenangkan. Seru kegiatannya, kuat kebersamaannya, dan tetap membawa nilai pendidikan. Merdeka!

WhatsApp

  Rekomendasi

  Komentar

Untuk memberikan komentar Anda harus Login

  Informasi

Selamat Hari Guru Nasional
Arah Pendidikan Nasional & Transformasi Pendidikan Lokal di Daerah
Kupas Tuntas: Kurikulum, Inklusi, dan Seni di Sekolah Dasar
Momentum Kebangkitan Nasional Melalui Peningkatan Kualitas Pendidikan