Beranda > Edukasi > Opini

My Ph.D journey at FPE UPSI

Iwan Perdana

Selasa, 17 Feb 2026 00:03 WITA

My Ph.D journey at FPE UPSI

Kabar gembira saya terima pada 30 Juli 2021 dari UPSI: Offer letter for admission to the postgraduate programme for semester 1 session 2021/2022. Alhamdulillah, keinginan studi Ph,D  jurusan educational management di negeri Jiran, Malaysia, terwujud. Sungguh rejeki tak terduga, keterbatasan finansial tak menjadi halangan, ada dermawan, tidak mau disebutkan namanya,  bersedia membiayai Pendidikan S3. 

Sempat bingung pada awalnya terkait informasi pengurusan visa, Alhamdulillah, saya ditolong oleh Ibu Noraini Abdul Rahman, pelajar Malaysia yang saya kenal sewaktu sesi perkenalan mahasiswa baru UPSI secara online dan kakak beliau: Bapak Ridzuan Rahman. Kebingungan setibanya di KLIA Malaysia hilang karena regulasi UPSI sangat membantu mahasiswa internasional: Kampus menjemput mahasiswa internasional untuk kedatangan pertama kali.

Setibanya di Tanjung Malim pada 18 Desember 2021, Allah SWT kembali mempermudah jalan menutut ilmu di UPSI.  Adalah Alfian Bakti, pelajar master asal Lombok yang menyambut kedatangan di Cafe Cik Anis, yang di kemudian hari menjadi warung langganan. Cik Anis, pemilik kafe, berasal dari Riau. Satu-satunya warung yang buka di pagi hari.

Selanjutnya, Bang Alfian mengajak saya ke Taman Harmoni. Dikenalkanlah saya kepada Bang Indra, Wajedi, dan Riza. Mahasiswa magister asal NTB. Bang Alfian mengantarkan periksa kesehatan ke dokter di Pekan untuk kelengkapan administrasi mahasiswa program Ph.D . Dan ke kampus UPSI untuk pertama kalinya.

Pada tahun pertama, setelah beberapa hari tinggal di Taman Bahtera bersama Syahwil, pelajar master asal Aceh, saya pindah ke  flat di Taman Bahtera. Tinggal bersama Bang Indra, Rizal dan Wajedi hingga menerima visa pelajar. Saya juga beruntung diajak Pak Ar Razzy, pelajar Ph.D. asal Aceh, mengenal Kampus Sultan Abdul Jalil Shah (KSAJS), kampus  UPSI lama.

Pada tahun 2022, saya kembali ke Taman Bahtera. Di kamar yang sama, TB. 185, tinggal satu flat dengan kawan-kawan asal Malaysia yang friendly. Paling berkesan berdiskusi dengan Bang Alif yang sangat terampil bermain musik. Ada juga Siong Kiet, yang selalu baca buku.

Tahun 2023, pindah ke Blok 1, masih bersama mahasiswa degree asal Malaysia. Seru berdiskusi dengan mereka hampir setiap malam selama 1 jam, sebelum tenggelam dalam kesibukan masing-masing. Baru pada tahun 2024, saya berjumpa dengan mahasiswa Ph.D. asal Indonesia: Pak Dody dari Riau, Bang Gery dari Padang, Bang Malesa dari Medan, dan Mas Tiyo dari Malang.

Saya mulai mengerjakan tesis setelah menyelesaikan perkuliahan Methodology Research yang diampu oleh Dr. Fanny Kho Chee Yuet. Alhamdulillah, saya dibimbing  Dr. Rosnah binti Ishak, dan PM Dr. Mahaliza binti Mansor. Keduanya sangat ramah dan komunikatif. Dr. Rosnah sebagai Main Supervisor memberikan arahan yang jelas, respons cepat, pengetahuan tentang riset, dan rekomendasi referensi yang relevan dengan topik penelitian. PM Mahaliza sangat ramah. Diskusi dengan beliau memperkaya wawasan saya tentang pendidikan.


Selama di Malaysia, saya pernah ke Bukit Bintang, Batu Caves dan Twin Towers sendirian. Pernah juga bersama kawan-kawan asal Pulau Sumatra: Pak Dody, Mas Tiyo, Bang Gery dan Bang Malesa ke Kuala Lumpur, membeli oleh-oleh di Pasar Seni, dan menikmati musik di Bukit Bintang.

Menikmati masakan ala Malaysia, asyiknya naik bus gratis ke kampus, kerjakan penelitian di Perpustakaan Tuanku Bainun dan perpustakaan digital, bincang dengan mahasiswa UPSI asal China di antrean pengurusan VISA di kampus, adalah momen yang tidak akan pernah saya lupakan.


Pengalaman studi di UPSI Malaysia yang menyenangkan semakin bertambah dengan kegembiraan menerima Penghargaan/Anugerah Tan Sri Alimuddin pada tahun 2025, sehari sebelum Konvokesyen pada 11 November 2025. Semoga pengetahuan yang saya pelajari bermanfaat bagi kemanusiaan, bangsa dan pengembangan ilmu pengetahuan. Saya juga berharap dapat menjadi salah satu alumni yang membanggakan dan membesarkan UPSI Malaysia, Kampus Anak Kandung Suluh Budiman.


Pendek kata, studi doktoral saya di FPE UPSI  Malaysia telah memberikan landasan yang berharga untuk memperdalam pengetahuan dan wawasan saya. Lingkungan akademik yang dinamis, hubungan yang saling memotivasi dan menginspirasi dengan rekan kerja, dan bimbingan dari supervisor saya secara kolektif telah memperkuat visi saya untuk memajukan dunia pendidikan.

WhatsApp

  Rekomendasi

  Komentar

Untuk memberikan komentar Anda harus Login

  Informasi

Selamat Hari Guru Nasional
Arah Pendidikan Nasional & Transformasi Pendidikan Lokal di Daerah
Kupas Tuntas: Kurikulum, Inklusi, dan Seni di Sekolah Dasar
Momentum Kebangkitan Nasional Melalui Peningkatan Kualitas Pendidikan