STKIP Islam Sabilal Muhtadin Gelar Seminar Nasional PAUD, Dorong Guru Melek Asesmen Digital
Yuliana Nurhayati
Jumat, 28 Agu 2026 09:52 WITA
STKIP Islam Sabilal Muhtadin Gelar Seminar Nasional PAUD, Dorong Guru Melek Asesmen Digital
Banjarmasin, 5 Juni 2026 – Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertema "Teknologi Asesmen Tumbuh Kembang Anak Usia Dini: Optimalisasi Aplikasi Digital bagi Guru PAUD" pada Kamis (4/6). Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini menjadi wadah strategis bagi para pendidik untuk meningkatkan kompetensi dalam menilai perkembangan anak di era Kurikulum Merdeka.
Seminar yang digelar di Kantor Korwil Pendidikan Kecamatan Tamban dan disiarkan secara daring melalui Zoom ini diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari guru PAUD, mahasiswa, serta praktisi pendidikan dari berbagai daerah. Antusiasme peserta terbilang sangat tinggi, tercermin dari tingkat kehadiran yang mencapai 98,5 persen dan keaktifan peserta dalam sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.
Ketua Panitia Seminar Nasional, Maulidha, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagian guru PAUD yang belum memahami sepenuhnya konsep asesmen sesuai Kurikulum Merdeka.
"Padahal, di sisi lain teknologi digital sudah sangat maju dan bisa menjadi solusi untuk mendokumentasikan tumbuh kembang anak secara lebih sistematis. Seminar ini hadir untuk menjembatani kesenjangan antara teknologi dan kompetensi guru di lapangan," ujarnya.
Seminar ini menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya. Narasumber pertama, Yuliana Nurhayati, M.Pd., dosen PAUD STKIP Islam Sabilal Muhtadin, memaparkan materi mengenai tumbuh kembang anak usia dini. Sementara itu, narasumber kedua, Luluk Mukaromah, M.Pd., dosen dari Universitas Islam KH. Ahmad Muzzakki Syah Jember, memperkenalkan berbagai aplikasi inovatif seperti Mobile Assessment, Digital Portfolio, Online Checklist, hingga IA-Based Assessment. Sesi diskusi yang dipandu moderator Rizki Nugerahani Ilise, M.Pd., berjalan dinamis dengan banyaknya pertanyaan dari peserta yang antusias mendalami materi.
Salah satu capaian utama dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman peserta yang signifikan. Berdasarkan hasil pretest dan posttest yang dilakukan panitia, mayoritas guru PAUD tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengoperasikan aplikasi asesmen digital secara mandiri. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang menyatakan komitmen untuk segera mengadopsi fitur pencatatan perkembangan harian berbasis digital di sekolah masing-masing.
Dampak positif dari seminar ini pun telah mulai terasa sebelum kegiatan usai. Para guru mengaku mendapatkan perspektif baru bahwa asesmen tidak lagi harus dilakukan secara manual dengan tumpukan kertas, melainkan dapat terekam secara real-time dan lebih akurat melalui gawai. Mereka juga menyadari bahwa teknologi justru memudahkan pemantauan perkembangan anak secara individual, sehingga intervensi dini terhadap hambatan tumbuh kembang dapat segera dilakukan. Di sisi lain, para mahasiswa peserta merasakan manfaat akademik yang besar karena mendapatkan gambaran konkret tentang praktik asesmen digital yang belum sepenuhnya mereka peroleh di bangku kuliah. Dampak berantai ini diharapkan terus meluas, karena para guru yang telah terlatih akan menjadi agen perubahan bagi rekan-rekan sejawat di lingkungan kerja masing-masing, sehingga terjadi efek berganda peningkatan kualitas PAUD secara kolektif. Dengan demikian, seminar ini tidak hanya berhenti pada transfer ilmu satu hari, tetapi menciptakan gerakan transformasi pembelajaran berbasis digital yang berkesinambungan.
Seminar yang dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat dan doorprize ini juga dihadiri oleh jajaran sivitas akademika STKIP Islam Sabilal Muhtadin serta perwakilan dari Dinas Pendidikan setempat. Acara berlangsung lancar hingga pukul 12.30 WITA dan ditutup dengan sesi foto bersama.
Melalui kegiatan ini, STKIP Islam Sabilal Muhtadin berharap dapat terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Kalimantan Selatan, khususnya melalui pemanfaatan teknologi yang relevan dan tepat guna. Seminar ini sekaligus menjadi bukti nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat dalam mendukung terwujudnya generasi emas yang cerdas dan berkarakter.



Rekomendasi
Komentar
Untuk memberikan komentar Anda harus Login