Teknologi Pembelajaran Budaya Lokal dengan Permainan Tradisional
Rizki Nugerahani Ilise, M.Pd
Selasa, 2 Des 2025 06:06 WITA
Cuplikan Kegiatan Pengabdian Masyarakat
Pada saat kami program studi pendidikan anak usia dini STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada “Teknologi Pembelajaran Budaya Lokal dengan Permainan Tradisional”, saya bersama tim berupaya memperkenalkan inovasi pembelajaran yang memadukan kearifan lokal dengan pendekatan digital. Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu lembaga PAUD di wilayah bantaran sungai kota Banjarmasin yang mayoritas penduduk setempat berprofesi sebagai pedagang kayu sebagai bahan bangunan.
Melalui lokakarya interaktif, kami mengembangkan media pembelajaran berbasis digital yang menampilkan permainan tradisional seperti engklek, balogo, dan bagasing dalam bentuk animasi sederhana. Media tersebut tidak hanya digunakan sebagai alat bantu belajar, tetapi juga sebagai sarana untuk menanamkan nilai budaya, motorik, kerja sama, dan kreativitas anak. Para guru dilatih untuk mengintegrasikan teknologi ini dalam kegiatan belajar sehari-hari, sehingga permainan tradisional tidak hanya dikenang, tetapi dihidupkan kembali dalam konteks pembelajaran modern.
Kegiatan ini memberikan dampak positif, terlihat dari meningkatnya antusiasme anak serta pemahaman pendidik akan pentingnya pelestarian budaya melalui teknologi. Pengalaman ini menegaskan bahwa digitalisasi tidak harus menghilangkan budaya lokal, melainkan dapat menjadi jembatan kreatif untuk memperkuat identitas generasi emas selanjutnya.
Rekomendasi
Komentar
Untuk memberikan komentar Anda harus Login