Bawa Semangat Perubahan, Ketua STKIP Islam Sabilal Muhtadin Lantik Pejabat Struktural Baru Periode 2026-2030
Mega Kurniawati, M.Pd
Kamis, 22 Okt 2026 04:32 WITA
Pelantikan Pejabat Struktural STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin, 21 Oktober 2026
STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin melaksanakan pelantikan pejabat struktural untuk masa bakti 2026–2030 pada Rabu, 21 Oktober 2026, bertempat di Ruang Pertemuan Kampus STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Yuliana Nurhayati, M.Pd.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Kehadiran seluruh keluarga besar kampus menunjukkan kebersamaan dan dukungan kepada para pejabat yang memegang amanah baru. Suasana berlangsung tertib, lancar, dan penuh khidmat.
Pelantikan ini terbagi dalam beberapa Surat Keputusan (SK). Pada SK pertama, Vebrianti Umar, M.Pd resmi menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Akademik, sementara Armin Fani, M.Pd dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama.
Selanjutnya, Yuliana Nurhayati, M.Pd melantik sepuluh pejabat struktural lainnya. Mereka adalah Abdul Azis, M.Pd sebagai Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Novi Nurdian, M.Pd sebagai Ketua Prodi PGSD, Maulidha, M.Pd sebagai Ketua Prodi PAUD, Novi Suma, M.Pd sebagai Ketua LPM, serta Rizki Nugerahani Ilise, M.Pd sebagai Ketua LPPM.
Selain itu, jabatan Kepala Bagian Administrasi Umum dan Keuangan kini dipercayakan kepada Halima Chairia, SE. Untuk jajaran Kepala UPT, posisi Kemahasiswaan diisi oleh M. Agus Syafrian Noor, M.Pd; UPT Kerja Sama, Humas, dan PMB diisi oleh Zulparis, M.Pd; UPT Perpustakaan diisi oleh M. Juanda, S.I.Pust; dan UPT PLP diisi oleh M. Supian Sauri, M.Pd.

Momen pelantikan yang dipimpin oleh Yuliana Nurhayati, M.Pd ini berlangsung khidmat. Acara ini turut dihadiri oleh Iwan Perdana, Ph.D. selaku Pendiri, Guru, sekaligus Mentor STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Kehadiran beliau memberikan dorongan semangat tersendiri bagi para pejabat struktural yang baru dilantik maupun seluruh keluarga besar kampus.
Prosesi ini menjadi pengingat bagi seluruh pejabat strutural yang baru bahwa jabatan adalah sebuah tanggung jawab dan amanah besar. Sebuah lembaga tidak akan bisa tumbuh hanya karena satu orang, melainkan berkat kerja sama, kejujuran, dan rasa kebersamaan. Karena itu, seluruh dosen dan tenaga kependidikan diajak untuk saling mendukung, membantu, dan bekerja sama serta niat bekerja sebagai bagian dari ibadah.
Ke depan, STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin berkomitmen menghadirkan pelayanan akademik dan administrasi yang lebih cepat, transparan, dan ramah bagi mahasiswa. Pengelolaan lingkungan kampus pun dipastikan makin tertib. Di saat yang sama, dosen dan tenaga kependidikan akan terus meningkatkan kualitas diri agar pelayanan yang diberikan semakin memuaskan.
Guna membawa nama STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin semakin dikenal luas, jajaran pengurus baru diharapkan berani menghadirkan berbagai macam inovasi. Mulai dari pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, penguatan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat, perluasan kemitraan, hingga aktif membagikan kabar positif kampus di media sosial dan situs resmi. Inovasi tidak harus selalu besar; langkah-langkah kecil yang konsisten justru akan memberi dampak nyata.
Semua upaya ini bermuara pada satu tujuan yakni meningkatkan mutu pendidikan, mencetak lulusan yang berilmu dan berakhlak mulia, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin.
Semangat baru di periode 2026–2030 ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin untuk terus berkembang dan membawa manfaat luas bagi masyarakat. Rangkaian acara pelantikan ditutup dengan pembacaan doa dan foto bersama.
Pelantikan hanyalah awal. Jabatan baru tidak otomatis membuat kampus menjadi lebih baik tetapi yang menentukan adalah apa yang dikerjakan setelah acara selesai: melayani mahasiswa dengan sungguh-sungguh, bekerja dengan jujur, dan saling mendukung antara pejabat, dosen, dan tenaga kependidikan. Jika amanah dijaga dan langkah-langkah kecil dilakukan terus-menerus, kepercayaan masyarakat akan tumbuh dengan sendirinya. Semoga masa bakti 2026–2030 menjadi bukti bahwa STKIP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin tumbuh besar karena kebersamaan seluruh keluarga besarnya.
Rekomendasi
Komentar
Untuk memberikan komentar Anda harus Login